Selasa, 22 Maret 2016

Pandangan Anggota GAM tentang perjuangan Papua Merdeka

Pandangan Anggota GAM tentang perjuangan Papua Merdeka

By WWW.PAPUAMERDEKACOM|
GAM atau Gerakan Aceh Merdeka merupakan salah satu pergerakan di Aceh yang berju
ang untuk memisahkan diri dari Jakarta, tidak berbeda dengan OPM atau Organisasi Papua Merdeka yang berjuang untuk kemerdekaan Papua. Akan tetapi pergerakan GAM sudah surut pada sejak tahun 2005 silam, sedangkan gerakan memisahkan diri di Papua semakin memanas.
Lalu apa pandangan mantan anggota GAM mengenai perjuangan Papua? Berikut ini kutipan cerita dari seorang mantan GAM yang tidak saya sebut identitasnya demi kenyamanannya.
Menurutnya bagaimana perjuangan OPM?
Perjuangan OPM tampaknya lebih rumit dari pada GAM, karena kalau GAM didukung oleh seluruh masyarakat Aceh dan kami memiliki amunisi yang didukung oleh Negara luar, tapi OPM? Adakah Negara yang mendukung full? Adakah misalnya Australia mendukung dengan cara mengirimkan persenjataan ke OPM?
Tidak ada.
Atau apakah 100% orang Papua mendukung kemerdekaan Papua? Tidakkan? Setahu saya tidak.
Ada sebuah pengalaman saya saat perang melawan TNI, saya melihat saudara-saudara berkulit hitam berdiri di barisan paling depan TNI untuk melawan kami, saya yakin saudara-saudara itu berasal dari Papua. Jujur, saya tidak ingin menembakinya.
Saya tidak benci sama orang Papua, Ambon, Dayak dan lainnya! Itu tuh Jawa, saya kurang sukasama orang Jawa karena mereka selalu ingin menguasai segala hal, mereka selalu ingin memiliki semuanya, mereka memakai segala cara tidak halal untuk menguasai barang kepunyaan orang lain.
Mengapa mereka tidak membiarkan kita semua berdiri kuat ditanah masing-masing dengan bebas, biarkan saja kami urus-urusan kami, Jawa selalu ingin memiliki semua.
Bagaimana dengan Papua?
Ya, kalau kalian ingin merdeka, setidaknya kalian bersatu secara internal terlebih dahulu.
GAM gagal?
Kami hanya menunggu waktu yang tepat untuk bergerak lagi, ya kalau semua daerah minta bubar, kami juga akan bubar.
            Apakah kalian mendukung pergerakan OPM?
Tentu! Kalian saudara kami, musuhnya ya Jawa.
           
Percakapan itu berlarut menarik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar